10 Alasan Karyawan Membenci Pekerjaan
Tidak semua orang datang ke kantor dengan, motivasi, dan semangat yang sama setiap hari. Tetapi jika anda mendapati beberapa pekerja yang mengalami stress, lelah dan tidak termotivasi maka akan menjadi masalah yang harus anda cari solusinya.
Sebuah studi terbaru oleh Dale Carnegie Training menunjukkan bahwa
hampir tiga perempat karyawan tidak sepenuhnya terlibat dalam pekerjaan mereka.
Kurangnya keterlibatan bisa menjadi tanda kepuasan kerja yang buruk. Karyawan
yang tidak puas bisa menyebabkan pengeluaran atau biaya yang lebih besar untuk
perusahaan anda.
Biaya yang dikarenakan turunnya produktivitas dan adanya resiko
kehilangan uang karena kecerobohan atu kurangnya keterlibatan. Anda lebih baik
melihat tanda-tanda apakah karyawan bahagia dalam bekerja atau tidak. Jika ada
yang tidak bahagia maka anda bisa melakukan tindakan pencegahan awal. Karyawan
yang tidak bahagia bisa dikembalikan ke kondisi yang lebih kondusif sehingga
karyawan bisa lebih bahagia, lebih terlibat dan menguntungkan perusahaan.
Berikut adalah 10 alasan yang menyebabkan karyawan bisa membenci
pekerjan mereka :
10. Mereka berpikir rumput lebih hijau di tempat lain.
Karyawan yang pernah merasakan pengalaman kerja di tempat lain, maka
kemungkinan karyawan akan iri dan membandingkan kondisi dengan tempat lain. Tranparansi,
imbalan kerja, dan fasilitas menjadi pertimbangan-pertimbangan yang membuat
karyawan iri dengan karyawan yang bekerja di tempat lain sehingga tidak jarang
karyawan anda bisa saja bermimpi untuk bekerja di tempat lain. Cobalah untuk
membuat sebuah sinkronisasi keinginan dengan karyawan dan kemampuan perusahaan
dalam memberikan apresiasi terhadap karyawan. Karyawan akan termotivasi lebih
dengan apresiasi lebih dari perusahaan dan kemudian menularkan motivasi ke
rekan-rekan sehingga budaya bekerja di kantor anda bisa lebih kodusif.
9. Nilai-nilai karyawan tidak sejajar dengan perusahaan.
Ketidakpuasan bisa muncul jika nilai-nilai karyawan tidak sesuai dengan
nilai-nilai perusahaan anda. Perusahaan yang kurang menghargai nilai-nilai
kreativitas karyawan bisa saja menimbulkan ketidakpuasan pada diri karyawan.
Perekrutan menjadi salah satu aspek penting untuk memilih karyawan yan sesuai
dengan nilai-nilai perusahaan anda. Anda juga bisa melakukan monitoring berkala
terhadap kinerja karyawan sehingga bisa
membantu mensejajarkan nilai-nilai karyawan dengan kebutuhan perusahaan.
8. Mereka tidak merasa dihargai.
Bos yang iseng mnepuk pundak karyawan bisa menimbulkan keakraban dan
persaan merasa dihargai dalam diri karyawan. Karyawan yang dekat dengan atasan
bisa menimbulkan kebahagiaan. Kebahagiaan akan menumbuhkan rasa loyalitas pada
karyawan terhadap perusahaan. Terkadang tidak selalu uang yang bisa menunjukkan
penghargaan perusahaan terhadap karyawan. Perusahaan yang memeberikan pujian
verbal atau memberikan komunikasi yang hangat bisa merupakan salah satu bentuk
penghargaan selain uang maupun hadiah.
7. Ketidakamanan kerja.
Pemutusan Hubungan Kerja akan menimbulkan ketidakamanan pada diri
karyawan. Coba bayangkan jika karyawan selalu dibayangi pertanyaan apakah masih
akan bekerja disini tahun depan? Apakah masih bekerja disini bulan depan? Akan
mengganggu fokus karyawan karena dibayangi rasa khawatir terhadap pemecatan.
Karyawan yang menyukai bekerja diperusahaan anda sangat rentan mendapatkan
perasaan seperti ini. Perusahaan yang sedang mengalami masa sulit akan mempengaruhi
ketidakstabilan kinerja karyawan. Cobalah untuk tetap transparan dan memberikan
dorongan semangat sehingga karyawan bisa terlepas dari rasa takut yang membayangi.
6. Tidak ada ruang untuk kemajuan.
Pola promosi jabatan di perusahaan anda bisa menimbulkan polemik jika
tidak dikelola dengan baik. Karyawan akan merasa tertahan untuk mengembangkan
karir mereka. Hal ini bisa menyebabkan karyawan untuk berpikir keluar dari
pekerjaannya. Tidak peduli sebesar apa perusahaan anda tapi penting untuk
mebuat rencana bagi karyawan untuk maju bersama perusahaan anda.
5. Mereka tidak puas dengan gaji mereka.
Gaji selalu menjadi masalah klasik dalam bekerja. Karyawan yang dibayar
tidak layak akan menurunkan gairah dalam bekerja. Cobalah untuk membuata
evaluasi gaji karyawan secara berkala dan juga realistis terhadap beban kerja.
Tidak ada salahnya untuk mencoba bertanya kepada karyawan jumlah gaji yang
mereka minta untuk mengetahui kejujuran karyawan anda. Jawaban mereka mungkin
akan mengagetkan anda!
4. Ada terlalu banyak birokrasi.
Aturan dapat merusak kinerja sebuah tim. Karyawan akan merasa frustasi
karena tidak bisa membuat keputusan sendiri. Anda bisa memberikan otonomi atau
kebebasan untuk membuat keputusan kepada karyawan anda. Kebebasan yang
diberikan bisa memberikan ruang gerak lebih untuk kreativitas ide dalam
mencapai tujuan. Cara ini bisa meningkatkan tingkat kepercayaan dan keuntungan
perusahaan anda secara keseluruhan.
3. Mereka tidak ditantang.
Karyawan anda mempunyai
keterampilan tertentu dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Mereka akan terus
berusaha meningkatkan keterampilan melalui pekerjaan yang diberikan perusahaan.
Kurangnya tantangan dalam pekerjaan membuat mereka merasa disepelakan. Anda
bisa membuat sebuah questioner untuk mengetahui apakah karyawan bisa
meningkatkan keterampilan dan pengtahuan dengan pekerjaan mereka. Jika karyawan
tidak merasa ada peningkatan bisa saja mereka keluar dari pekerjaan mereka dan
mencari pekerjaan dimana mereka merasa bisa meningkatkan ketrampilan dan
pengetahuan.
2. Gairah hilang.
Ada perbedaan besar antara hidup untuk bekerja dan bekerja untuk hidup.
Apakah karyawan Anda mencintai apa yang mereka lakukan? Kondisi kerja sekarang
menyebabkan banyak orang mengambil pekerjaan yang tidak mereka cintai. Anda
harus mempekerjakan karyawan yang mempunyai gairah untuk bekerja di perusahaan
anda dan memeberikan mereka akomodasi yang baik, dengan itu anda bisa menjaga
semangat dan gairah mereka pada pekerjaan.
1. Bos mereka menyebalkan.
Manajemen yang buruk bisa merusak gairah karyawan. Bahkan karyawan yang
paling bergairah sekalipun bisa kehilangan gairah jika manajemen perusahaan
buruk. Jangan biarkan manajemen dan kepemimpinan yang buruk menghancurkan semangat kerja
karyawan. Apakah anda seorang pengkritik? Apakah anda seorang komunikator yang
buruk?. Jika ada karyawan yang tidak bahagia, hal pertama yang harus anda
lakukan adalah melihat pola manajemen anda, yang kedua adalah anda harus
bertanya kepada karyawan sehingga mengetahui masalah sampai ke akarnya.
Memecat karyawan yang tidak bahagia bisa merusak perusahaan anda.
Carilah akar permasalahan sampai ke akarnya supaya anda bisa memahami masalah
dan memcari solusi yang tepat.
Referensi : http://www.linkedin.com/today/post/article/20130709152707-5799319-the-top-10-reasons-people-hate-their-job
Referensi : http://www.linkedin.com/today/post/article/20130709152707-5799319-the-top-10-reasons-people-hate-their-job








ReplyDeleteAdmin numpang promo ya.. :)
cuma di sini tempat judi online yang aman dan terpecaya di indonesia
banyak kejutan menanti para temen sekalian
cuma di sini agent judi online dengan proses cepat kurang dari 2 menit :)
ayo segera bergabung di fansbetting atau add WA :+855963156245^_^
F4ns Bett1ng agen judi online aman dan terpercaya
Jangan ragu, menang berapa pun pasti kami proseskan..
F4ns Bett1ng
"JUDI ONLINE|TOGEL ONLINE|TEMBAK IKAN|CASINO|JUDI BOLA|SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWw.F4ns Bett1ng.COM
DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> di add WA : +855963156245^_^