Saturday, July 27, 2013

10 Alasan Karyawan Membenci Pekerjaan


Tidak semua orang datang ke kantor dengan, motivasi, dan semangat yang sama setiap hari. Tetapi jika anda mendapati beberapa pekerja yang mengalami stress, lelah dan tidak termotivasi maka akan menjadi masalah yang harus anda cari solusinya.
Sebuah studi terbaru oleh Dale Carnegie Training menunjukkan bahwa hampir tiga perempat karyawan tidak sepenuhnya terlibat dalam pekerjaan mereka. Kurangnya keterlibatan bisa menjadi tanda kepuasan kerja yang buruk. Karyawan yang tidak puas bisa menyebabkan pengeluaran atau biaya yang lebih besar untuk perusahaan anda.
Biaya yang dikarenakan turunnya produktivitas dan adanya resiko kehilangan uang karena kecerobohan atu kurangnya keterlibatan. Anda lebih baik melihat tanda-tanda apakah karyawan bahagia dalam bekerja atau tidak. Jika ada yang tidak bahagia maka anda bisa melakukan tindakan pencegahan awal. Karyawan yang tidak bahagia bisa dikembalikan ke kondisi yang lebih kondusif sehingga karyawan bisa lebih bahagia, lebih terlibat dan menguntungkan perusahaan.
Berikut adalah 10 alasan yang menyebabkan karyawan bisa membenci pekerjan mereka :

10. Mereka berpikir rumput lebih hijau di tempat lain.

Karyawan yang pernah merasakan pengalaman kerja di tempat lain, maka kemungkinan karyawan akan iri dan membandingkan kondisi dengan tempat lain. Tranparansi, imbalan kerja, dan fasilitas menjadi pertimbangan-pertimbangan yang membuat karyawan iri dengan karyawan yang bekerja di tempat lain sehingga tidak jarang karyawan anda bisa saja bermimpi untuk bekerja di tempat lain. Cobalah untuk membuat sebuah sinkronisasi keinginan dengan karyawan dan kemampuan perusahaan dalam memberikan apresiasi terhadap karyawan. Karyawan akan termotivasi lebih dengan apresiasi lebih dari perusahaan dan kemudian menularkan motivasi ke rekan-rekan sehingga budaya bekerja di kantor anda bisa lebih kodusif.

9. Nilai-nilai karyawan tidak sejajar dengan perusahaan.

Ketidakpuasan bisa muncul jika nilai-nilai karyawan tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan anda. Perusahaan yang kurang menghargai nilai-nilai kreativitas karyawan bisa saja menimbulkan ketidakpuasan pada diri karyawan. Perekrutan menjadi salah satu aspek penting untuk memilih karyawan yan sesuai dengan nilai-nilai perusahaan anda. Anda juga bisa melakukan monitoring berkala terhadap  kinerja karyawan sehingga bisa membantu mensejajarkan nilai-nilai karyawan dengan kebutuhan perusahaan.

8. Mereka tidak merasa dihargai.

Bos yang iseng mnepuk pundak karyawan bisa menimbulkan keakraban dan persaan merasa dihargai dalam diri karyawan. Karyawan yang dekat dengan atasan bisa menimbulkan kebahagiaan. Kebahagiaan akan menumbuhkan rasa loyalitas pada karyawan terhadap perusahaan. Terkadang tidak selalu uang yang bisa menunjukkan penghargaan perusahaan terhadap karyawan. Perusahaan yang memeberikan pujian verbal atau memberikan komunikasi yang hangat bisa merupakan salah satu bentuk penghargaan selain uang maupun hadiah.

7. Ketidakamanan kerja.

Pemutusan Hubungan Kerja akan menimbulkan ketidakamanan pada diri karyawan. Coba bayangkan jika karyawan selalu dibayangi pertanyaan apakah masih akan bekerja disini tahun depan? Apakah masih bekerja disini bulan depan? Akan mengganggu fokus karyawan karena dibayangi rasa khawatir terhadap pemecatan. Karyawan yang menyukai bekerja diperusahaan anda sangat rentan mendapatkan perasaan seperti ini. Perusahaan yang sedang mengalami masa sulit akan mempengaruhi ketidakstabilan kinerja karyawan. Cobalah untuk tetap transparan dan memberikan dorongan semangat sehingga karyawan bisa terlepas dari rasa takut yang membayangi.

6. Tidak ada ruang untuk kemajuan.

Pola promosi jabatan di perusahaan anda bisa menimbulkan polemik jika tidak dikelola dengan baik. Karyawan akan merasa tertahan untuk mengembangkan karir mereka. Hal ini bisa menyebabkan karyawan untuk berpikir keluar dari pekerjaannya. Tidak peduli sebesar apa perusahaan anda tapi penting untuk mebuat rencana bagi karyawan untuk maju bersama perusahaan anda.

5. Mereka tidak puas dengan gaji mereka.

Gaji selalu menjadi masalah klasik dalam bekerja. Karyawan yang dibayar tidak layak akan menurunkan gairah dalam bekerja. Cobalah untuk membuata evaluasi gaji karyawan secara berkala dan juga realistis terhadap beban kerja. Tidak ada salahnya untuk mencoba bertanya kepada karyawan jumlah gaji yang mereka minta untuk mengetahui kejujuran karyawan anda. Jawaban mereka mungkin akan mengagetkan anda!

 4. Ada terlalu banyak birokrasi.

Aturan dapat merusak kinerja sebuah tim. Karyawan akan merasa frustasi karena tidak bisa membuat keputusan sendiri. Anda bisa memberikan otonomi atau kebebasan untuk membuat keputusan kepada karyawan anda. Kebebasan yang diberikan bisa memberikan ruang gerak lebih untuk kreativitas ide dalam mencapai tujuan. Cara ini bisa meningkatkan tingkat kepercayaan dan keuntungan perusahaan anda secara keseluruhan.

3. Mereka tidak ditantang.

 Karyawan anda mempunyai keterampilan tertentu dalam menyelesaikan pekerjaan mereka. Mereka akan terus berusaha meningkatkan keterampilan melalui pekerjaan yang diberikan perusahaan. Kurangnya tantangan dalam pekerjaan membuat mereka merasa disepelakan. Anda bisa membuat sebuah questioner untuk mengetahui apakah karyawan bisa meningkatkan keterampilan dan pengtahuan dengan pekerjaan mereka. Jika karyawan tidak merasa ada peningkatan bisa saja mereka keluar dari pekerjaan mereka dan mencari pekerjaan dimana mereka merasa bisa meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan.

2. Gairah hilang.

Ada perbedaan besar antara hidup untuk bekerja dan bekerja untuk hidup. Apakah karyawan Anda mencintai apa yang mereka lakukan? Kondisi kerja sekarang menyebabkan banyak orang mengambil pekerjaan yang tidak mereka cintai. Anda harus mempekerjakan karyawan yang mempunyai gairah untuk bekerja di perusahaan anda dan memeberikan mereka akomodasi yang baik, dengan itu anda bisa menjaga semangat dan gairah mereka pada pekerjaan.

1. Bos mereka menyebalkan.
Manajemen yang buruk bisa merusak gairah karyawan. Bahkan karyawan yang paling bergairah sekalipun bisa kehilangan gairah jika manajemen perusahaan buruk. Jangan biarkan manajemen dan kepemimpinan  yang buruk menghancurkan semangat kerja karyawan. Apakah anda seorang pengkritik? Apakah anda seorang komunikator yang buruk?. Jika ada karyawan yang tidak bahagia, hal pertama yang harus anda lakukan adalah melihat pola manajemen anda, yang kedua adalah anda harus bertanya kepada karyawan sehingga mengetahui masalah sampai ke akarnya.

Memecat karyawan yang tidak bahagia bisa merusak perusahaan anda. Carilah akar permasalahan sampai ke akarnya supaya anda bisa memahami masalah dan memcari solusi yang tepat.

Referensi : http://www.linkedin.com/today/post/article/20130709152707-5799319-the-top-10-reasons-people-hate-their-job
Posted by bangjek On 1:00 AM 1 comment

1 comment:


  1. Admin numpang promo ya.. :)
    cuma di sini tempat judi online yang aman dan terpecaya di indonesia
    banyak kejutan menanti para temen sekalian
    cuma di sini agent judi online dengan proses cepat kurang dari 2 menit :)
    ayo segera bergabung di fansbetting atau add WA :+855963156245^_^
    F4ns Bett1ng agen judi online aman dan terpercaya
    Jangan ragu, menang berapa pun pasti kami proseskan..
    F4ns Bett1ng

    "JUDI ONLINE|TOGEL ONLINE|TEMBAK IKAN|CASINO|JUDI BOLA|SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWw.F4ns Bett1ng.COM

    DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> di add WA : +855963156245^_^

    ReplyDelete

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube